Jun 17



Ultrasonik sering digunakan untuk keperluan mengukur jarak sebuah benda atau untuk mendeteksi rintangan. Teknik mengukur menggunakan ultrasonik ini meniru cara yang digunakan kelelawar atau lumba-lumba yang secara alami menggunakan sonar (sound navigation and ranging) untuk keperluan mengukur jarak dan navigasi.

Dalam dunia elektronika, ultrasonik biasanya dikemas dalam kit sensor ultrasonik yang di dalamnya terdapat receiver dan transmitter ultrasonik. Transmitter akan mengirimkan suara, kemudian receiver akan menerima suara tersebut. Jarak sebuah benda dapat diketahui dengan menghitung selisih antara waktu kirim suara dan waktu terima.

Sensor ultrasonik yang cukup terkenal di kalangan DIY dan robotika adalah sensor ultrasonik Ping))) dari Parallax. Tetapi sayang harganya relatif mahal untuk pasaran Indonesia.

Beruntunglah sekarang ada produk sensor ultrasonik yang di jual di Indorobotika.com dengan harga yang relatif lebih murah, tetapi dengan kemampuan yang serupa dengan Parallax Ping))).

Sensor Ultrasonik

Aplikasi sensor ultrasonik misalnya: sensor garasi mobil agar mobil tidak membentur tembok, sensor pendeteksi halangan pada robot, pengukur ketinggian air untuk menentukan volume air, dsb.

Bagaimana menggunakan sensor ultrasonik ini dengan Arduino. Apakah sulit memprogram nya? No… tidak ada yang sulit dengan Arduino, hahaha. Di bawah ini adalah contoh programnya:

/*
   Rangkaian:
   * Sambungkan +5V ke +5V Arduino
   * Sambungkan GND ke GND Arduino
   * Sambungkan SIG ke pin 7 Arduino
*/

const int pingPin = 7;

void setup() {
  Serial.begin(9600);
}

void loop()
{
  long duration, inches, cm;

  pinMode(pingPin, OUTPUT);

  digitalWrite(pingPin, LOW);
  delayMicroseconds(2);
  digitalWrite(pingPin, HIGH);
  delayMicroseconds(15);
  digitalWrite(pingPin, LOW);
  delayMicroseconds(20);

  // pin yang sama digunakan untuk membaca
  pinMode(pingPin, INPUT);
  duration = pulseIn(pingPin, HIGH);

  // konversi waktu ke jarak
  inches = microsecondsToInches(duration);
  cm = microsecondsToCentimeters(duration);

  Serial.print(inches);
  Serial.print("in, ");
  Serial.print(cm);
  Serial.print("cm");
  Serial.println();

  delay(100);
}

long microsecondsToInches(long microseconds)
{
  // Kecepatan ultrasonik 73.746 mikrodetik/inch
  // kemudian dibagi 2 untuk mengukur jarak benda
  return microseconds / 74 / 2;
}

long microsecondsToCentimeters(long microseconds)
{
  // Kecepatan ultrasonik 29 mikrodetik/cm
  // kemudian dibagi 2 untuk mengukur jarak benda
  return microseconds / 29 / 2;
}

Selamat mencoba dan berkreasi :D

Pencarian pada artikel:
sensor ultrasonik, harga arduino, harga sensor ultrasonik, aplikasi sensor ultrasonik, jual arduino, sensor ultrasonik adalah, ULTRASONIK, sensor pengukur jarak, aplikasi arduino, jual sensor ultrasonik, sensor jarak, harga sensor ultrasonic, aplikasi sensor Ping, jual arduino surabaya, aplikasi sensor ultrasonic, harga sensor jarak, aplikasi sensor jarak, harga sensor PING, sensor gerak, program sensor ultrasonik, sensor jarak pada mobil, rangkaian sensor jarak, rangkaian sensor ultrasonik, jual sensor ping, Rangkaian sensor Ping, sensor ultrasonik ping, ultrasonik sensor, aplikasi ultrasonik, jual sensor jarak, aplikasi sensor, harga sensor, rangkaian sensor ultrasonic, arduino jual, harga ping parallax, arduino harga, ultrasonic sensor, penggunaan sensor ultrasonik, sensor ultrasonic, pengukur jarak digital, RANGKAIAN PENGUKUR JARAK DIGITAL, harga sensor mobil, harga sensor ping parallax, aplikasi menggunakan sensor ultrasonik, sensor ultrasonik murah, jual ultrasonic sensor, jual sensor ultrasonic, contoh ultrasonik, rangkaian pengukur jarak, contoh aplikasi sensor ultrasonik, rangkaian sensor jarak mobil

Related posts:

  1. Sensor Suhu dengan Arduino dan LM35

One Response to “Mengukur Jarak dengan Sensor Ultrasonik dan Arduino”

  1. bayu Says:

    gambar rangkaiannya kok g sekalian d publish jg to?saya butuh gambar rangkaiannya juga mas…tolong y…

Leave a Reply