Feb 16

Arduino adalah kit mikrokontroler yang serba bisa. Kalau Arduino bisa berkomunikasi dengan GPS atau web server, apalagi untuk membuat Line Following Robot, sudah tentu akan relatif mudah.

Line Following Robot termasuk teknik robot yang paling sering di pelajari di kalangan pemula, coba lihat salah satu demo video di bawah ini. Ada banyak demo lain, ini hanya salah satu saja.

.



Pencarian pada artikel:
line follower arduino, arduino line follower, membuat robot dengan arduino, arduino line follower tutorial, robot arduino, line follower with arduino, program line follower dengan arduino, line tracer arduino, line follower dengan arduino, robot line follower arduino, membuat line follower dengan arduino, line follower arduino code, robot dengan arduino, arduino line following robot, robot line follower dengan arduino, line tracer relay, line follower robot arduino, program line follower arduino, robot line follower berbasis arduino, line following robot, line following arduino, line folower arduino, sensor line follower arduino, arduino web server, membuat arduino robot line follower, line follower relay, arduino line tracer, membuat robot line follower dengan arduino, arduino robot, line follower robot with arduino, program line followerdengan lcd dan tombol, led usb vb6, arduino line following robot sensor, program line follower, line follower analog relay, arduino pada robotika, line follower robot, linefollower arduino, line tracker arduino, membuat line follower, arduino web server tutorial, line following robot arduino, line tracer dengan arduino, bikin line tracer pake arduino, merakit power dengan relay, menyalakan led dengan vb6 arduino, memprogram arduino menyalakan lampu, menyalakan led dengan vb6, memperbesar tegangan output pada arduino, line folowing arduino robot
Tagged with:
Nov 18

Pada posting sebelumnya sudah dibahas mengenai langkah-langkah memulai Arduino. Sekarang saatnya kita lanjutkan mengenal dasar input-output dengan Arduino.

Pada praktek ini kita akan membaca tombol push-on sebagai input dan mengerakkan relay sebagai output. Tombol ditekan sekali, relay hidup. Ditekan kedua kali, relay mati, begitu seterusnya. Contoh ini memang sederhana sekali, maksudnya agar pembaca memahami dasar input-output dengan Arduino — atau mikrokontroler pada umumnya.

Persiapkan Arduino dan komponen. Rangkailah seperti ini:

Arduino Input Output

Klik gambar untuk memperbesar.

Pin 10 digunakan sebagai input (tombol) dan pin 5 sebagai output (relay). Asumsi tegangan relay adalah 5V, jadi bisa mengambil tegangan dari board Arduino. Kalau mau menggunakan relay dengan tegangan lebih besar, silahkan menggunakan tegangan relay tersendiri dan mengganti transistor dengan TIP102.

Sekarang buka Arduino IDE (software Arduino) dan copy-paste program berikut.

// definisikan pin
int tombolPin = 1;
int relayPin  = 5; 

// var untuk status relay
boolean status = true;

void setup()
{
    // set pin tombol sebagai input
    pinMode(tombolPin, INPUT);
    // set pin relay sebagai output
    pinMode(relayPin, OUTPUT);
}

void loop()
{
    // kalo ditekan, balikan statusnya
    if (digitalRead(tombolPin)) {
        status = !status;
    }

    // kirim ke relay
    digitalWrite(relayPin, status);

    // hindari bouncing
    delay(200);
}

Setelah di copy-paste, lakukan verify (CTRL+R). Kalau sudah tidak ada error, lanjutkan dengan upload (CTRL-U). Setelah selesai, cobalah tekan tombol. Kalau semua sudah benar akan terdengar bunyi ‘tik’ pada relay. Artinya relay sudah bekerja.

Untuk memastikan relay bekerja dengan benar coba hubungkan switch relay dengan LED atau lampu. Lampu akan menyala atau padam sesuai dengan penekanan tombol.

Seperti biasa, kalau ada yang kurang jelas silahkan tanya di bagian komentar ;-)



Pencarian pada artikel:
arduino relay, dasar arduino, belajar relay, relay tegangan, artikel relay, dasar dasar arduino, relay arduino, membaca relay, tombol switch sebagai input, mengenal relay, input output pada arduino, dasar-dasar arduino, artikel tentang relay, contoh program input output arduino, relay dengan mikrokontroler, artikel relay tegangan lebih, bagian relay, Input Output pada Mikrokontroler, input tombol arduino, switching with arduino, dasar program arduino, coding arduino di vb 2010, rele tegangan lebih, switch pada arduino, artikel relay tegangan kurang adalah, tegangan input arduino, aplikasi yang menggunakan rele tegangan lebih, vb6 saklar lampu, bagian input-output relay, output relay arduino, arduino input dengan relay, output relay ke mikrokontroler, contoh mikrocontroler dengan relay, gambar relay, artikelrelay, membaca input relay mikrokontroler, arduino sederhana output pada vb, tombol (push on), relay mati, relay ganti transistor, relay hidup/mati, relay artinya, relay dc 10 pin, relay dasar, ralay untuk memper besar tegangan, mikrokontroler control relay, mikrokontroler output relay, penggunaan relay pada program arduino, pin input dan output pada relay 5 pin 5 v, praktikum mikrokontroler dengan tombol
Tagged with:
Nov 14

Arduino adalah prototype elektronika open source yang memungkinkan seorang pemula atau yang mahir di bidang elektronika dan mikrokontroler dapat membuat aplikasi elektronik dengan cepat dan mudah.

Dalam sebuah board Arduino, terdapat komponen IC mikrokontroler AVR jenis ATMega, komponen konversi USB ke serial, regulator tegangan dan program bootloader yang ditanamkan pada IC mikrokontroler. Hal ini membuat Arduino menjadi sebuah board yang kompak, mudah dibawa-bawa dan mudah dihubungkan dengan komputer atau laptop yang menggunakan USB.

Persiapan Memulai Praktek

Sebelum memulai praktek dengan Arduino, silahkan mempersiapkan perlengkapan sebagai berikut:

  1. Sebuah board Arduino. Kalau belum punya, anda dapat membelinya di IndoRobotika.com
  2. Kabel USB type A ke B. Untuk menghubungkan komputer atau laptop anda ke board Arduino.
  3. Software Arduino versi terbaru. Silahkan download di website Arduino.

Install Software dan Driver

Setelah software Arduino di download. Silahkan extract file Arduino ke sebuah folder. Kemudian sambungkan kabel USB dari komputer atau laptop anda ke Arduino — sambungan USB akan memberikan tegangan ke board Arduino sehingga Arduino akan otomatis menyala, lihat lampu power menyala.

Pada saat pertama kali disambungkan, Windows akan menanyakan driver untuk USB. Silahkan arahkan lokasi pencarian driver ke folder \arduino-00xx\drivers\FTDI USB Drivers

Tunggu sampai proses instalasi driver. Setelah selesai, maka kita siap melakukan praktek yang pertama.

Praktek Pertama dengan Arduino

Sekarang kita coba praktek pertama dengan Arduino. Praktek pertama ini sangat sederhana, tujuannya agar kita yakin Arduino dan software-nya bekerja dengan baik.

Sekarang bukalah software Arduino, kemudian pilih menu Tools -> Serial Port. Pilihlah port yang dipakai oleh USB ke Arduino, misalnya COM3, dsb.

Copy-paste kode program di bawah ini ke halaman editor program Arduino. Kemudian File -> Save.

/* Contoh program Arduino */
int ledPin = 13;              // LED pada pin 13

void setup()                  // dijalankan awal
{
pinMode(ledPin, OUTPUT);      // set pin sebagai output
}

void loop()                   // dijalankan terus
{
digitalWrite(ledPin, HIGH);   // nyalakan LED
delay(1000);                  // tunggu satu detik
digitalWrite(ledPin, LOW);    // matikan LED
delay(1000);                  // tunggu satu detik
}

Lakukan verify untuk meng-kompilasi sekaligus mengecek apakah ada kesalahan di dalam program di atas. Caranya dengan menekan tombol CTRL+R atau menekan tombol toolbar Verify.

Setelah melakukan verify dan tidak ada pesan kesalahan, sekarang lakukan proses upload. Proses upload adalah mengirimkan program hasil kompilasi dalam bentuk bahasa mesin dari komputer ke board Arduino. Silahkan tekan CTRL+U untuk melakukan upload — atau tekan tombol toolbar Upload to I/O Board. Tunggu beberapa detik sampai program selesai di upload.

Setelah upload selesai dan sukses melakukan upload — tidak ada pesan kesalahan, sekarang tunggu 5 detik dan perhatikan pada board Arduino. Anda akan melihat LED berkedip-kedip dengan selang waktu 1 detik. Kalau anda sudah melihat LED berkedip, maka praktek anda berhasil ;-)

Selamat mencoba, kalau ada kesulitan silahkan tulis di bagian komentar.



Pencarian pada artikel:
arduino vb6, membuat board arduino, apakah Arduino, menyambungkan arduino dengan lampu, Software Arduino, arduino lm35 lcd, konversi serial to usb, cara membuat port dengan VB, membuat program delay dengan delphi 7, USB Atmega VB, arduino dengan delphi, pemrograman arduino tutorial, code arduino untuk membaca 2 sensor lm35, menghubungkan arduino dengan vb, download program arduino dengan delphi, download kode program membaca sensor lm35 arduino dengan delphi, mengontrol usb dengan vb, membuat arduino usb, membuat bootloader atmega16, arduino download bootloader, adruino usb driver, konversi USB ke serial, membuat board aurdino, koneksi vb6 dengan port usb pada pc, koneksi usb avr dengan delphi, membuat delay delphi, koneksi port serial dengan delphi, mebuat program vb LED, memulai praktek ardunio, meng instal arduino, menghubungkan arduino dengan delphi, kontrol lampu dengan arduino, Koneksi USB dengan VB6, membuat arduino LED, konversi usb to serial, kumpulan contoh program sederhana delphimematikan komputer, led di serial port, konversi comport ke usb, mematikan lampu vb dengan usb, membaca input usb atmega8 delphi, kontrol relay board dengan vb6 0, kontrol led dengan usb port delphi 7, Membaca USB Port delphi, kontrol led dengan comport, kontrol lampu dengan port serial delphi, memulai pemgrograman arduino, menghubungkan vb6 dengan serial port, program vb dengan output led, prosedur koneksi arduino, serial port led program
Tagged with:
Page 3 of 3123