Nov 18

Pada posting sebelumnya sudah dibahas mengenai langkah-langkah memulai Arduino. Sekarang saatnya kita lanjutkan mengenal dasar input-output dengan Arduino.

Pada praktek ini kita akan membaca tombol push-on sebagai input dan mengerakkan relay sebagai output. Tombol ditekan sekali, relay hidup. Ditekan kedua kali, relay mati, begitu seterusnya. Contoh ini memang sederhana sekali, maksudnya agar pembaca memahami dasar input-output dengan Arduino — atau mikrokontroler pada umumnya.

Persiapkan Arduino dan komponen. Rangkailah seperti ini:

Arduino Input Output

Klik gambar untuk memperbesar.

Pin 10 digunakan sebagai input (tombol) dan pin 5 sebagai output (relay). Asumsi tegangan relay adalah 5V, jadi bisa mengambil tegangan dari board Arduino. Kalau mau menggunakan relay dengan tegangan lebih besar, silahkan menggunakan tegangan relay tersendiri dan mengganti transistor dengan TIP102.

Sekarang buka Arduino IDE (software Arduino) dan copy-paste program berikut.

// definisikan pin
int tombolPin = 1;
int relayPin  = 5; 

// var untuk status relay
boolean status = true;

void setup()
{
    // set pin tombol sebagai input
    pinMode(tombolPin, INPUT);
    // set pin relay sebagai output
    pinMode(relayPin, OUTPUT);
}

void loop()
{
    // kalo ditekan, balikan statusnya
    if (digitalRead(tombolPin)) {
        status = !status;
    }

    // kirim ke relay
    digitalWrite(relayPin, status);

    // hindari bouncing
    delay(200);
}

Setelah di copy-paste, lakukan verify (CTRL+R). Kalau sudah tidak ada error, lanjutkan dengan upload (CTRL-U). Setelah selesai, cobalah tekan tombol. Kalau semua sudah benar akan terdengar bunyi ‘tik’ pada relay. Artinya relay sudah bekerja.

Untuk memastikan relay bekerja dengan benar coba hubungkan switch relay dengan LED atau lampu. Lampu akan menyala atau padam sesuai dengan penekanan tombol.

Seperti biasa, kalau ada yang kurang jelas silahkan tanya di bagian komentar ;-)



Pencarian pada artikel:
arduino relay, dasar arduino, belajar relay, relay tegangan, artikel relay, dasar dasar arduino, relay arduino, membaca relay, tombol switch sebagai input, mengenal relay, input output pada arduino, dasar-dasar arduino, artikel tentang relay, contoh program input output arduino, relay dengan mikrokontroler, artikel relay tegangan lebih, bagian relay, Input Output pada Mikrokontroler, input tombol arduino, switching with arduino, dasar program arduino, coding arduino di vb 2010, rele tegangan lebih, switch pada arduino, artikel relay tegangan kurang adalah, tegangan input arduino, aplikasi yang menggunakan rele tegangan lebih, vb6 saklar lampu, bagian input-output relay, output relay arduino, arduino input dengan relay, output relay ke mikrokontroler, contoh mikrocontroler dengan relay, gambar relay, artikelrelay, membaca input relay mikrokontroler, arduino sederhana output pada vb, tombol (push on), relay mati, relay ganti transistor, relay hidup/mati, relay artinya, relay dc 10 pin, relay dasar, ralay untuk memper besar tegangan, mikrokontroler control relay, mikrokontroler output relay, penggunaan relay pada program arduino, pin input dan output pada relay 5 pin 5 v, praktikum mikrokontroler dengan tombol
Tagged with: